>>>>>Welcome to AreBeat's Blog<<<<<<

..........Semoga blog ini dapat bermanfaat sebagaimana mestinya........
Tampilkan postingan dengan label PTI478. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PTI478. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Maret 2010

Pemrosesan Form

Pemrosesan form (form processing) merupakan operasi mendasar pada aplikasi web. Dalam konteks pengembangan aplikasi web dinamis, langkah ini pasti akan dilakukan. Sebagai contoh, untuk menerima masukan dari user, tentu diperlukan sekali form isian dan cara pemrosesannya. Begitu pula halnya ketika administrator ingin masuk ke sistem, tentu memerlukan suatu antarmuka penghubung. Intinya, keberadaan form dan pemrosesannya mutlak diperlukan dalam membangun aplikasi web yang interaktif.
Pada aplikasi web, teknik pengiriman form dapat dilakukan melalui tiga metode: POST, GET, dan kombinasi keduanya. Dalam konteks PHP, parameter-parameter GET dapat dibaca melalui superglobal $_GET, sedangkan POST melalui $_POST. Selain itu, keduanya juga dapat dibaca menggunakan $_REQUEST.

Mari kita buat aplikasi login form sederhana (tanpa database) yang terdiri dari field
ID/Username dan Password. Gunakan variabel di PHP untuk mensimulasikan verifikasi data yang dimasukkan. Dengan spesifikasi:
 Terdapat scripting JavaScript untuk validasi awal (field tidak boleh kosong, masukan id dan password harus huruf).
 Jika field kosong dan langsung di-submit, kembalikan fokus kursor ke field pertama (id)
 Ada validasi sisi server (dari PHP) untuk memastikan bahwa nilai field adalah string.
 Jika nilai id dan password sesuai dengan pre-defined value di variabel, munculkan pesan selamat datang dan cetak nilai id. Sebaliknya, jika tidak sesuai, tampilkan pesan kegagalan.

Sebelum kita tulis kode HTML-nya, maka kita tulis kode php-nya:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<title>Form Administrator</title>
</head>
<body>
<?php
if(($_POST['user']=='amanda') AND ($_POST['pass']=='4422')) {
echo 'Sukses, Anda Telah Masuk Halaman Administrator Dengan User Name :'.$_POST['user'];
echo '<br><br>Hallo, Mr/Mrs ' . $_POST['user'];
}
else {
echo "<br><br><br><body text='red'><strong><center>Ada Kesalahan Pada Waktu Anda Login...!<br><br><a href='cobatugaslogin.html'><h4>Kembali Ke Login</h4></a></center></strong></body>";

}
?>
</body>
</html>
Setelah itu, kita tulis kode HTML-nya berikut ini :
“Jangan lupa kita disini menggunakan user name “Amanda”, dan Password “4422”

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<html>
<head>
<title>Login Form by_Amanda Rehana Ayudha Tirtani</title>
<style type="text/css">
#apDiv1 {
position:absolute;
width:380px;
height:330px;
z-index:1;
left: 449px;
top: 136px;
background-color: #00bfff;
border: 2px solid Blue;
}
#apDiv3 {
position:absolute;
width:80px;
height:25px;
z-index:2;
left: 289px;
top: 274px;
}
.style3 {
font-size: 10px;
font-weight: bold;
}
#apDiv2 {
position:absolute;
width:412px;
height:115px;
z-index:2;
top: 0px;
left: 2px;
}
#header{
width:380px;
height:98px;
background-image: url(ok.JPG);
}
#footer{
width:380px;
height:40px;
background-image: url(mem.JPG);
}
body {
background-image: url(304895882_97bb569388_o.jpg);
}
</style>
<script type="text/javascript">
function error1()
{
alert('Masukkan User Name dan Password Terlebih Dahulu ');
}
function check()
{
if(form1.pass.value == "" || form1.user.value=="")
{
error1();
}
}
</script>

</head>
<body onLoad="document.form1.user.focus();">
<form name="form1" method="post" action="check.php">
<div id="apDiv1">
<div id="header">
</div>
<div>
<div align="center"><strong><br>User Name :</strong>
<br>
<input type="text" name="user" size="35" value="" style="background-color:#87cefa">
<br>
<br>
<strong>Password : </strong>
<br>
<input type="password" name="pass" size="35" style="background-color:#87cefa">
<br>
<br>
</div>
</div>
<br>
<div id="apDiv3">
<input type="submit" name="submit" value=" E N T E R " onClick="check()">
</div>
<div id="footer" align="left"><br>
</div>
</div>
</form>
</body>
</html>

Maka akan muncul seperti ini :

Sabtu, 20 Maret 2010

PHP

PHP (PHP: Hypertext Preprocessor ) merupakan salah satu bahasa web-
scripting yang sangat powerful. Sejak pertama kali diperkenalkan, bahasa ini dimaksudkan untuk menghasilkan halaman-halaman web yang dinamis. Hingga saat ini, PHP banyak sekali digunakan dalam membuat aplikasi web—baik lokal maupun Internet—dinamis dan atraktif.
PHP mendukung delapan tipe primitif, yang terdiri dari empat tipe scalar (boolean, integer, float/double, dan string), dua tipe gabungan (array dan object), dan sisanya adalah tipe khusus (NULLdan resource). Meskipun keberadaan tipe data dalam deklarasi variabel tidak penting, namun dalam tahap selanjutnya sangatlah penting.
PHP mendukung tiga jenis sintaks untuk menuliskan baris komentar, meliputi style C, C++, dan Perl/Shell. Parser PHP bekerja dengan menguraikan instruksi-instruksi yang diletakkan di antara tag pembuka dan penutup. Ada empat jenis style tag yang dapat kita gunakan untuk menyatakan bahwa kode merupakan instruksi PHP. Dua dari empat jenis tag yang selalu tersedia tanpa memerlukan konfigurasi adalah style XML dan SCRIPT.

Passing by value
secara default, semua nilai yang di-pass masuk atau keluar dari fungsi adalah passing by value, bukan by reference. ini berarti PHP membuat kopian dari nilai original dan nilai kopian itulah yang kita akses dan kita manipulasi, bukan nilai originalnya.
dengan begitu bagaimanapun kita ubah nilai itu, tidak akan mengubah nilai originalnya…
contoh:

<?php
function jumlah($nilai) {
$nilai++;
}
$input=5;
jumlah($input);
echo $input;
?>

Penjelasan:
Pada saat fungsi jumlah dipanggil,
jumlah($input);
fungsi tersebut akan memasukkan nilai dari variabel $input kedalam argumennya, jadi disini argumen fungsi jumlah adalah 5 (ini adalah nilai aslinya). selanjutnya PHP meng-copy nilai asli tersebut, kemudian hasil copy-nya digunakan untuk proses manipulasi fungsi, sedangkan nilai yang asli dibiarkan tidak berubah. Proses manipulasinya sbb:
$nilai++;
$nilai = $nilai + 1
$nilai = 5 + 1
$nilai = 6
Untuk output,
echo $input;
nilai variabel $input yang diambil disini adalah nilai variabel aslinya, sehingga hasil manipulasi fungsi tadi tidak dipakai, karena bukan nilai asli. Jadi outputnya adalah 5
Tampilan output:

Passing by reference
berbeda dengan passing by value yang bersifat mengkopi, passing by reference memberikan nilai aslinya untuk diakses dan dimanipulasi, dengan contoh yang sama seperti diatas, kita akan modifikasi menjadi mekanisme passing by reference.
Untuk mengubah jadi passing by reference, kita hanya cukup menambahkan operator & pada argumennya.

<?php
function jumlah(&$nilai) {
$nilai++;
}
$input=5;
jumlah($input);
echo $input;
?>

Penjelasan:
Sesuai dengan penjelasan passing by reference diatas, nilai yang diakses & dimanipulasi adalah nilai aslinya, dengan begitu hasil manipulasi fungsilah yang gunakan sebagai outputnya, yaitu 6.
Tampilan Outputnya:

Sekarang kita akan mencoba sebuah pemrograman php. Sebelum membuat kode html-nya, terlebih dahulu kita membuat source code php-nya berikut ini :

<body>
<?php
$rows = 1;
$columns = 1;
$cells = 1;
?>
<?php $rows = (int) $_POST["jumlahBaris"]; ?>
<?php $columns = (int) $_POST["jumlahKolom"]; ?>
<?php $cells = (int) $_POST["jumlahSel"]; ?>
You pick <?php echo $rows; ?> rows,<br />
You pick <?php echo $columns; ?> columns,<br />
and you need <?php echo $cells; ?> cells,<br />
<br /><br />
<?php
$width = $columns * 75;
echo "<table width=".$width." border=1>";
$rw = 0;
$cel = 1;
while ($rw < $rows && $cel <= $cells)
{
echo "<tr>";
$cl = 0;
while ($cl < $columns)
{
if ($cel <= $cells)
{
echo "<td><div align=center>".$cel."</div></td>";
$cel++;
}
$cl++;
}
echo "</tr>";
$rw++;
}
echo "</table>";
?>
</body>


Lalu kita simpan kode tersebut dengan “tabel.php”
Setelah kita simpan kode tersebut, kemudian kita membuat kode html-nya. Kode seperti berikut :

<body>
<form method="post" action="tabel.php">
<p><font face="Bauhaus 93" color="#339900" size="5"><strong>GENERATE SEL TABEL</strong></font><br></p>
<table width="277" border="0">
<tr>
<td width="89">Jumlah Baris</td>
<td width="172"><strong>: </strong><input name="totalBaris" type="text" id="totalBaris" onKeyUp="getmax();" onfocus="this.select();"></td>
</tr>
<tr>
<td><label>Jumlah Kolom</label></td>
<td><strong>: </strong><input name="totalKolom" type="text" id="totalKolom" onKeyUp="getmax();" onfocus="this.select();"></td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah Sel</td>
<td><strong>: </strong><input name="totalSel" type="text" id="totalSel" onKeyUp="getmax();" onFocus="this.select();"></td>
</tr>
<tr>
<td>Sel Maksimal</td>
<td><strong>: </strong><input name="jmlSelMax" type="text" id="jmlSelMax" readonly="true" style="background-color:#999999">
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<div align="center">
<br />
<input type="reset" name="Reset" value="Reset">
</div></td>
<td>
<div align="right">
<br />
<input type="submit" name="Generate" value="Generate">
</div></td>
</tr>
</table>
</form>
<script language="JavaScript" type="text/javascript">
<!--
function getmax() {
var R = parseInt(document.getElementById('totalBaris').value);
var C = parseInt(document.getElementById('totalKolom').value);
var X = parseInt(document.getElementById('totalSel').value);
var cellmax = document.getElementById('jmlSelMax');
var total = 0;
total = R * C;
cellmax.value = new String(total);
if (X > total)
{
alert('Jumlah sel yang anda inginkan melewati batas maksimal sel =' + total);
document.getElementById('totalSel').value = new String();
}
}
//-->
</script>

Setelah kita simpan kode tersebut dengan extension ‘.html’, maka akan tampil seperti ini :

Kemudian kita tuliskan jumlah baris, jumlah kolom, dan jumlah selnya seperti ini ;

Setelah menuliskannya, maka klik “generate”, maka hasilnya akan seperti ini
a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNFXrYqpBWUo4dbLx7cE6-A2fioMc7juMtlqIixGRSnIzP8I2CMLVv41gNEd48JVZzY9gzkHuA9m1SPTcKF9gleuRK6Njfjke22ka6Fpyi03P0ZkT7nyZTIgP_yvkfRJdTXZF4ucgvIn3C/s1600-h/generate3.JPG">
Bila kita tuliskan seperti ini :

<
Maka akan tampil seperti ini :

Selasa, 09 Maret 2010

DHTML DAN JAVASCRIPT

1. Active Web Page
Sebagaimanadiketahui, HTML merupakan model dokumen yang statis— begituditampilkantidakakanberubahsampaiadaaktivitasnavigasi. Adapununtukmenjadikan HTML sebagaihalamandinamisatauaktif, kitabisamemanfaatkanbahasa scripting.
2. DHTML dan JavaScript
Scripting merupakanjenislaindaripemrograman, yang umumnyalebihmudahdipahami. Script dapatdisisipkankedalamdokumen HTML denganmenggunakan tag <script>. Tidakseperti style sheet, script bisaterlihat di dalam <head> ataupun <body>.
DHTML (Dynamic HTML) merupakansuatuteknikuntukmenciptakan
halaman web yang interaktifdengancaramengombinasikanelemen-elemen
seperti HTML, style sheet, dan scripting. Jadi, DHTML bukanlahsuatujenis
bahasapemrogramanmelainkanhanyasekadaristilahsaja.Padabagianini,
pembuatan DHTML akandilakukandenganmemanfaatkan JavaScript.
1. ElemenDasar JavaScript
• Kotak Dialog
JavaScript memungkinkankitauntukmenampilkankotak dialog melaluifungsialert(). Kotak dialog inidapatdimanfaatkanuntukmenyampaikaninformasiataukonfirmasi.
• Dukungan Scripting
Melalui tag <noscript>, denganmudahkitabisamengidentifikasiapakah
browser mendukung scripting atautidak. Padadasarnya, tag initidak
dimaksudkanuntukmenghentikaninterpretasiterhadapkode program.
Dengan kata lain, browser akantetapmenerjemahkanbariskodekecuali tag
<script>.
• MerujukElemen
Salah satukemampuanutama JavaScript adalahmengontrolobjek-objek di halaman web.Sehubungandenganhalini, adaberagampendekatan yang bisadigunakanuntukmengacuataumengakseselemen-elemenobjek.


• Event
Setiapobjek HTML mendefinisikanproperti-properti, method-method, danevent-event.Salah satu event yang sangatpopulerdanfrekuensipenggunaannyacukuptinggiadalahonclick. Event iniakandipicumanakalaobjek—misalnya button atauteks—diklik.
• Linked Scripting
Sepertihalnya CSS, penulisankode JavaScript jugabisadilakukan di file terpisah. Langkahinisebaiknyadigunakanketikamelakukanimplementasinyata, dengantujuanmembuatkode yang bersih. Contohberikutmemperlihatkanpemisahankode JavaScript dan HTML.
2. Me-retrieve Nilai
Saatbekerjadenganelemen-elemenmasukan—seperti text field, select, dancheck box—HTML, kitabisamemanfaatkan JavaScript untukoperasivalidasi. Adapunlangkahpentingterkaitdenganelemen-elemeniniadalahpengambilannilai.
• Text Field
Elemen text field menyediakanproperti value yang bisadigunakanuntukmenetapkanataumendapatkannilaielemen.
• Select (Combo Box)
Secaraumum, properti value tersedia di semuaelemen HTML.Dengandemikian, kitajugabisamemanfaatkannyauntukmendapatkannilai select atau combo box.
• Check Box
Khususuntukpengambilannilai check box, terlebihdahulukitaperlumengidentifikasi item yang dipilih.
3. Memilih Item Check
Agar pemilihan item check box bisalebihefisien, kitadapatmenggunakanpendekatan check/uncheck all.
4. Window
• Menciptakan Window
Di dalam window aktif, kitajugabisamenciptakan window barumelaluimethod window.open().
• Komunikasi Window
Apabiladiperlukan, window induk—yang menciptakansubwindow—jugadapatberkomunikasidengan window buatannya.
Kita sudahseringmenggunakanalatmenghitungyaitukalkulator.Tapiapakahpernahberpikiruntukmembuatsebuah program kalkulatorsecara online di sebuah web atau blog….?????Dalampembahasan DHTML dan Java Script ini, sayaakanmencobamembuatsebuah program kalkulatormenggunakan Java Script. Cobatuliskan source code berikutini :
<html>
<title>Membuat program kalkulatorsederhanamenggunakan textbox </title>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
functiontambah()
{
a=eval(form.a.value)
b=eval(form.b.value)
c=a+b
form.hasil.value = c
}
functionkurang()
{
a=eval(form.a.value)
b=eval(form.b.value)
c=a-b
form.hasil.value=c
}
function kali()
{
a=eval(form.a.value)
b=eval(form.b.value)
c=a*b
form.hasil.value=c
}
functionbagi()
{
a=eval(form.a.value)
b=eval(form.b.value)
c=a/b
form.hasil.value = c
}
functionpangkat()
{
a=eval(form.a.value)
b=eval(form.b.value)
c=Math.pow(a, b)
form.hasil.value = c
}
functionkosong()
{
form.a.focus()
form.a.value=""
form.b.value=""
form.hasil.value=""
}
</SCRIPT>
<bodyonload=kosong()>
<LEFT>
<font size="20">ProgramKalkulatorSederhana</font>

<FORM name="form">
<pre>
<br>
<font color="red"><input type="button" value="ON/C" onClick="kosong()"> </font> <input type="text" name="a"> <select name="operator" onchange="getSelectedValue();">
<option value="+" onClick="tambah()">+</option>
<option value="-" onClick="kurang()">-</option>
<option value="*" onClick="kali()">*</option>
<option value="/" onClick="bagi()">/</option>
<option value="^" onClick="pangkat()">^</option>
<input type="text" name="b"> = <input type "text" name="hasil" disabled="true">
</pre>
</LEFT>
<pre>
<br>
<marquee><font color="purple" face="monotypecorsiva" size="3">by : Amanda RehanaAyudhaTirtani</marquee></font> </pre><br>
</FORM>
</body>
</html>



Makaakantampilsepertiini :


Nah….Sekarangkitaakanmencobamembuatsebuahaplikasi form pemesananmakanan / minuman yang akandigunakanuntukpengoperasian di sebuah cafe. Denganketentuan :
• Field Harga, Jumlah Total, Diskon, danJumlahDIbayarbersifat read-only
• Jikapesandiisi, maka field jumlah total secaraotomatisakanmenghitungtotalnya, termasukjuga field jumlahdibayar.
Rumus :
Jumlah Total = ∑ (Harga * pesan)
Jumlah Bayar = Jumlah Total – Diskon
• JikaPembelianlebihdari 50000, maka field diskonsecaraotomatisakanberisinilaidiskonsebesar 10000 (tidakberlakukelipatannya) danotomatis pula field jumlahbayarakanberkurang
• JikatombolCnceldiklik, makasemua field Pesanakandibersihkan

Source codenyasepertiini :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">

<html>
<title>Are Cafe</title>
<script language="JavaScript" type="text/javascript">

<!--

function hitungPesan(){

var nota = document.form2;

var hargaBakso = 10000 * eval(nota.qBakso.value);

var hargaSoto = 7000 * eval(nota.qSoto.value);

var hargaMie = 12500 * eval(nota.qMie.value);

var hargaDegan = 5000 * eval(nota.qDegan.value);

var hargaCampur = 7000 * eval(nota.qCampur.value);

var jumlahTotal = hargaBakso + hargaSoto + hargaMie + hargaDegan + hargaCampur;

if (jumlahTotal > 50000){

nota.Total.value = jumlahTotal;

nota.Diskon.value = 10000;

nota.Bayar.value = jumlahTotal - eval(nota.Diskon.value);

} else {

nota.Total.value = jumlahTotal;

nota.Diskon.value = 0;

nota.Bayar.value = jumlahTotal - eval(nota.Diskon.value);

}

}

function resetForm(){

document.form2.reset();

}

//-->

</script>
<body>

<!--Letakkan Listing Code JavaScript disini-->

<h3>Form Pemesanan Berbasis JavaScript</h3>

<form name="form2" action="#">

<table border="1px">

<tr>

<th>No</th>

<th>Makanan/Minuman</th>

<th>Harga</th>

<th>Pesan</th>

</tr>

<tr>

<td width="15px">1</td>

<td width="200px">Bakso Kotak</td>

<td width="85px" >&#64; <input type="text" name="bakso" value="10000" size="6" disabled="true"/></td>

<td width="150px"><input type="text" name="qBakso" value="0" onChange="hitungPesan()"/></td>

</tr>

<tr>

<td>2</td>

<td>Soto Spesial</td>

<td>&#64; <input type="text" name="soto" value="7000" size="6" disabled="true"/></td>

<td><input type="text" name="qSoto" value="0" onChange="hitungPesan()"/></td>

</tr>

<tr>

<td>3</td>

<td>Mie Ayam Jumbo</td>

<td>&#64; <input type="text" name="mie" value="12500" size="6" disabled="true"/></td>

<td><input type="text" name="qMie" value="0" onChange="hitungPesan()"/></td>

</tr>

<tr>

<td>4</td>

<td>Es Degan</td>

<td>&#64; <input type="text" name="degan" value="5000" size="6" disabled="true"/></td>

<td><input type="text" name="qDegan" value="0" onChange="hitungPesan()"/></td>

</tr>

<tr>

<td>5</td>

<td>Es Campur</td>

<td>&#64; <input type="text" name="campur" value="7000" size="6" disabled="true"/></td>

<td><input type="text" name="qCampur" value="0" onChange="hitungPesan()"/></td>

</tr>

<tr>

<td colspan="3" align="right">Jumlah Total</td>

<td><input type="text" name="Total" disabled="true" /></td>

</tr>

<tr>

<td colspan="3" align="right">Diskon</td>

<td><input type="text" name="Diskon" disabled="true" /></td>

</tr>

<tr>

<td colspan="3" align="right">Jumlah Dibayar</td>

<td><input type="text" name="Bayar" disabled="true" align="right"/></td>

</tr>

</table><br/>

<input type="button" value="CANCEL" onClick="resetForm()" />
<input type="button" value="SAVE" onClick="saveForm()" />
</form>

</body>

</html>

Makatampilannyaakansepertiini :

Jumat, 05 Maret 2010

Membuat Header Web sederhana

Nah sekarang kita akan membuat sebuah header sederhana pada web menggunakan atau memanfaatkan CSS.
Tulis source code berikut ini ya….!!!!
<!DOCTYPE html
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en"
lang="en">

<head>
<title>display</title>
<style type="text/css" >
<!--
.box1 {
color: #0c0cbe;
margin: 50px;
padding-left: 250px;
font-weight: bold;
font-style: Arial;
}
#header{
background-image: url(back.jpg);
background-repeat: repeat-x;
width: 100%;
position: absolute;
}
#menu li {
display: inline;
}
#menu a {
float: right;
margin-right: 2px;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 11px;
font-weight: normal;
color:#FFFFFF;
padding:5px;
}
#menu a:hover, #menu .current_page_item a {
color:#0000CC;
}
#search{
font:Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size:14px;
color:#000000;
float: right;
-->
</style>
</head>

<body>
<div id="header">
<ul id="menu">
<li>
<a href="aboutus.html">About Us</a>
<a href="contact.html">Contact |</a>
<a href="#">RSS |</a>
<a href="#">Sitemap |</a>
<a href="index.html"> Home |</a></li>
</ul>
<div class="box1">
<h1>TEKNIK ELEKTRO</h1>
<p>Program Studi Pendidikan Teknik Informatika
<div id="search"><form name="form1" method="post" action="">
<label>Search
<input type="text" name="textfield" />
</label>
</form></div>
</div>
</div>
</body>
</html>

maka akan tampil seperti ini :

Rabu, 03 Maret 2010

MEMBUAT DESAIN FRAME

Kemarin kita sudah mempelajari bagaimana membuat sebuah link di membuat website sederhana 2…
Sekarang kita akan mencoba membuat sebuah desain frame yang bisa di link ke beberapa data, dengan model scrolling juga.
Nah kita mulai langsung saja y…!!!
tulislah source code berikut :

<!DOCTYPE html
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-
transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>Demo Frame</title>
<frameset rows = "10%,80%,10%" frameborder = "yes" border = "1" framespacing = "1">
<frame src = "Link3.html" name = "topFrame" frameborder = "yes" scrolling = "yes"
noresize = "noresize" bordercolor = "#000000" id = "topFrame" title = "topFrame" />


<frameset cols="25%,50%,25" frameborder="yes" border="3" framespacing="1">
<frame src="Lat.2.html" name="left" frameborder="yes" scrolling="yes"
noresize="noresize" bordercolor="#000000" id="left" title="left" />
<frame src="link2.html" name="main" id="main" />
<frame src="link3.html" />

</frameset>
<frame src="link3.html" frameborder="yes" scrolling="yes" noresize="noresize"
bordercolor="#000000" />

<noframes>
</noframes>
</frameset>
</frameset>
</html>

maka akan tampil seperti ini :


P.S : - link yang digunakan bisa dibuat sendiri dengan membuat halaman web baru lagi, yang bisa digunakan untuk meng-link-kan data tersebut ke halaman yang diinginkan.

Selasa, 02 Maret 2010

MEMBUAT WEBSITE LANJUTAN (Menggunakan CSS dalam Website)

Wah…akhirnya kita bisa melanjutkan belajar membuat website lanjutan. Dalam hal ini, kita akan mulai menggunakan CSS. Sebelum kita ke aplikasi CSS-nya, ikut penjelasan CSS berikut ini dulu ya…!!!

A. Cascading Style Sheet
Cascading style sheet (CSS) merupakan sekumpulan aturan yang menyatakan bagaimana style diaplikasikan ke tag-tag HTML di dalam dokumen. Rekomendasi CSS menguraikan tiga jenis style:
1. Embedded: properti style diletakkan di dalam satu blok di dokumen HTML.
Untuk lebih menspesifikasikan pemberian style, kita bisa menggunakan atribut class atau id. Tekniknya, class dinotasikan dengan titik (.); id dinotasikan dengan pagar (#).
2. Inline: properti style diterapkan secara langsung per baris atau per elemen HTML.
Pendekatan ini mirip dengan embedded, kecuali style-nya diletakkan di file terpisah dan berekstensi css. Pemisahan style ini juga menjadikan pendekatan ini sangat efektif dan efisien, khususnya ketika akan digunakan oleh lebih dari satu dokumen.
3. Linked: properti style diletakkan di file berekstensi css dan dikaitkan dengan dokumen HTML.

B. Tipografi
Berkaitan dengan visualisasi teks, ada beragam style yang bisa kita berikan untuk menghasilkan bentuk sesuai keinginan.
1. Style Font
Ada beragam style yang bisa diterapkan pada teks, misalnya bentuk, ukuran, dan warna.
2. Mengatur Spasi
Properti style line-height memungkinkan kita untuk mengubah spasi standar dari suatu teks.
3. Initial Cap
Jika diperlukan, kita bisa mengatur huruf pertama dari paragraph merepresentasikan huruf besar (initial cap) seperti layaknya di majalah

C. Elemen-Elemen Halaman
CSS dapat digunakan untuk memformat elemen-elemen HTML apa pun, misalnya border dan padding.
1. Border
Properti border merepresentasikan batas dari suatu bidang area, misalnya paragraf. Properti ini menyediakan beberapa style yang bisa dimanfaatkan untuk membuat variasi border.
2. Padding
Seperti halnya di tabel, padding berfungsi untuk menetapkan jarak antara border dengan konten.





D. Link
CSS juga memungkinkan kita untuk mengatur style maupun perilaku dari suatu link. Sebagai contoh, kita bisa menghilangkan garis bawah yang normalnya ada di setiap link.

E. List
Kemampuan menarik lainnya dari CSS adalah memformat list menjadi struktur menu yang elegan.

F. Menggunakan Division
Pendekatan yang efektif untuk memformat elemen-elemen HTML—termasuk juga division—adalah dengan menggunakan CSS.
1. Ukuran Area
Seperti di kebanyakan elemen, kita bisa memanfaatkan atribut width dan height untuk menspesifikasikan ukuran area. Selain itu, atribut-atribut seperti padding dan margin juga bisa dimanfaatkan di sini.
2. Format Font
Di dalam suatu area, kita juga bisa menerapkan style spesifik yang tentunya akan terisolasi (unik) dengan keseluruhan area.
3. Posisi Area
Seperti halnya paragraf, elemen-elemen div akan menghasilkan area secara berurutan dari atas ke bawah. Adapun jika dikehendaki, kita bisa mengatur posisi area secara fleksibel dengan memanfaatkan atribut float CSS.

G. Membuat Kerangka
Kerangka dasar merupakan kulit luar atau pembungkus (wrapper) yang umumnya digunakan untuk menampung keseluruhan desain. Sederhananya, karakteristik utama dari kerangka ini adalah terletak di tengah web browser. Untuk menempatkan area kerangka berada di tengah—se cara horizontal—browser, kita dapat memanfaatkan atribut margin. Tekniknya, tetapkan nilai auto pada margin, di mana akan mengakibatkan posisi secara otomatis diatur di tengah.

H. Desain Layout
Setelah mempersiapkan wrapper, langkah selanjutnya adalah membuat desain layout. Sebagai contoh, kita akan membuat layout standar (header, menu, content, dan footer) dengan style terpisah.

Huff…akhirnya selesai juga ya teorinya…!!! Hehehe….
Ok…sekarang kita coba buat aplikasinya y…!!
sekarang kita akan membuat website dengan CSS secara sederhana dulu y…!!!
Sebelum kita menuliskan kode HTML-nya, kita tulis dulu CSS-nya….
Coba tuliskan source code berikut ini ya…:
#wrapper
{ margin:auto;
width:980px;
border:2px solid white;
}
#header
{ height:80px;
border:1px solid orange;
}
#inner
{ float:left;
margin:5px 0;
border:1px solid white;
}
#footer
{ clear:both;
height:50px;
border:1px solid purple;
}
#sidebar
{ float:left;
margin-right:10px;
width:200px;
height:400px;
border:1px solid blue;
}
#content
{ float:left;
width:760px;
height:400px;
border:1px solid white;
}
#content-top
{ clear:both;
margin:auto;
width:760px;
height:120px;
border:1px solid red;
}
#content-main
{ float:left;
margin:auto;
width:480px;
height:260px;
border:1px solid green;
}
#content-right
{ float:right;
margin:auto;
width:260px;
height:270px;
border: 1px solid yellow;
}
Kemudian simpan dengan nama “style.css”
Setelah kita menuliskan css tersebut, sekarang coba tuliskan kode HTML berikut ini :

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" lang="en" xml:lang="en">
<head>
<title>Demo</title>
<link type="text/css" rel="stylesheet" href="style.css" />
</head>
<body>
<div id="wrapper">
<div id="header">
Header
</div>
<div id="inner">
<div id="sidebar">
sidebar
</div>
<div id="content">
<div id="content-top">
Top Content
</div>
<div id="content-main">
Main Content
</div>
<div id="content-right">
Right Content
</div>
</div>
</div>
<div id="footer">
Footer
</div>
</div>
</body>
Maka tampilannya akan seperti ini :


Itu masih sederhana lho…
Sekarang kita coba yang agak rumit ya…!!!
seperti biasa, sebelum membuat kode html-nya, kita buat dulu css-nya, seperti berikut ini :
* { margin: 0; }
body { margin:5px auto; padding:0; font:0.72em/150% arial; }
#wrapper
{ margin:auto;
width:980px;}
#header
{ height:80px;
margin:0px auto;
background:#000;}
#header-content
{height:70px;
margin:auto;
background:#fff url(w90.jpg);}
#menu-top
{ font-size:small;
height:20px;
float:right;
padding:0px 50px;
font-weight:bold;}
#logo
{ float:left;
margin:10px 10px 10px 50px;
height:50px;}
#site-title h2
{ float:left;
padding:0px 10px;
height:30px;
margin:20px 0px;
font:2.1em/100% 'Verdana';
font-weight:
bold;}
#search
{ clear:right;
float:right;
margin:20px 50px 0px auto;
height:30px;
font-weight:bold;}
#inner
{ float:left;
margin:0px;}
#footer
{ clear:both;
height:60px;
background:#99FF33;}
#footer p { text-align:center;}
#sidebar
{ float:left;
width:200px;
height:400px;
background-color:#FFCC66}
#content
{ float:right;
width:780px;
height:400px;
background:#FFF}
#content-top
{ clear:both;
margin:auto;
width:780px;
height:170px;
background-image:url(paper.jpg)}
#content-main
{ float:left;
margin:auto;
width:480px;
height:240px;}
#content-main p, h3
{ padding: 10px 20px 0px 20px;
text-align:justify;}
.style1 {font-size:x-small}
#content-main hr{ width:440px;
color:#FF9900;
margin: 10px 20px 0px 20px;}
#content-right
{ float:right; margin:10px auto; width:260px;
border: 2px solid green; background:#99FF33}
#content-right h3{ padding: 10px 20px 0px 20px;
text-align:justify;}
#content-right ul{ padding: 10px 20px 20px 40px;
list-style:square;}
#leftmenu ul { width:200px; list-style-type:none;
padding:0; margin:0;}
#leftmenu a:link, #leftmenu a:visited, #leftmenu a:active { padding-left:15px;
text-decoration:none;}
#leftmenu a { padding: 5px 0px 5px 15px; display:block;
background:#6cae15 no-repeat left center; margin: 0px 0px 1px; color:#000 }
#leftmenu a:hover { background:#5e9711 no-repeat left center; color:#fff}
Simpan dengan nama “layout.css”
Penamaan sangat berpengaruh dengan kode html yang akan kita tulis berikutnya. Tulis kode html berikut ini:
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" lang="en" xml:lang="en">
<head>
<title>Demo</title>
<link type="text/css" rel="stylesheet" href="layout.css" />
</head>
<body>
<div id="wrapper">
<div id="header">
<div id="header-content">
<div id="menu-top">
Home | Sitemap | RSS | Contact | About Us
</div>
<div id="logo">
<img src="images[2].jpg" width="50" alt ="0"/>
</div>
<div id="site-title">
<h2>TEKNIK ELEKTRO</h2>
</div>
<div id="search">
Search : <input name="q" size="20" type="text"/>
</div>
</div>
</div>
<div id="inner">
<div id="sidebar">
<div id="leftmenu">
<ul>
<li><a href="#">Home</a></li>
<li><a href="#">News and Media</a></li>
<li><a href="#">Tutorials</a></li>
<li><a href="#">Tips and Tricks</a></li>
<li><a href="#">Download</a></li>
</ul>
</div>
</div>
<div id="content">
<div id="content-top">
</div>
<div id="content-main">
<h3>Presentasi dari TecQuipment Ltd, UK</h3>
<hr />
<p class="style1">
Selasa, 02 Maret 2010
</p>
<p>
Hari Selasa kemarin (16/02/2010) Universitas Negeri Malang kedatangan tamu dari TecQuipment Ltd, United Kingdom. Tamu dari perusahaan produsen peralatan pendukung pembelajaran keteknikan ini bermaksud menjalin hubungan kerjasama sekaligus mempresentasikan produk-produknya. Secara kebetulan, lokasi kegiatan dipusatkan di Jurusan Teknik Elektro, tepatnya di Lab. Multimedia.Kegiatan presentasi selain dihadiri bapak ibu dosen Jurusan Teknik Elektro juga dihadiri oleh beberapa undangan dari jurusan-jurusan lain. [...]
</p>
</div>
<div id="content-right">
<h3>Events</h3>
<ul>
<li><a href="#">Lomba Fotografi</a></li>
<li><a href="#">Pelantikan KORPS ASISTEN</a></li>
<li><a href="#">Lomba Desain Grafis</a></li>
<li><a href="#">Seminar Nasional</a></li>
</ul>
</div>
</div>
</div>
<div id="footer">
<br />
<p><b>&#169; sushi_hana2@yahoo.com</b></p>
</div>
</div>
</body>
</html>
Maka akan muncul seperti ini :

Rabu, 24 Februari 2010

MEMBUAT WEBSITE SEDERHANA 1

Kemarin kita udah bicara tentang dasar – dasar Html, dan meletakkan gambar pada sebuah HTML dengan menggunakan kode…
Nah…sekarang kita akan membuat GRAFIK YANG BERBASIS TABEL….
Kita belajar mulai dari awal ya…!!! ^_^
• Tabel
Pada umumnya, table digunakan untuk menampilkan data tabular dalam bentuk baris dan kolom. Perpotongan baris dan kolom di dalam table disebut sebagai sel.
 Menciptakan Tabel
Pada prinsipnya, pembuatan table sangat sederhana sekali, hanya masalah pengorganisasia. Semua tabel harus diawali dengan tag , kemudian ada tia tag dasar yang meliputinya :
o Tag atau table row yang berfungsi mendefinisikan baris
o Tag
atau table heading yang berfungsi mendefinisikan header.
o Tag
atau table data yang berfungsi mendefinisikan sel

 Pemformatan Tabel
Elemen tabel menyediakan sejumlah atribut yang dapat digunakan untuk memformat visualisasi tabel. Tiga atribut pertama yang sering digunakan adalah align (untuk mengatur posisi), cellspacing (untuk mengatur spasi antarsel) dan cellpadding (untuk mengatur spasi antara border sel dengan isinya)
 Desain Tabel
Sebuah tabel tidak selalu memiliki ukuran dan jumlah sel yang sama dalam setiap baris ataupun kolomnya. Sebagai contoh, mungkin kita perlu melakukan penggabungan (merge) sel. Dalam konteks elemen tabel, penggabungan sel dapat dilakukan berdasar baris (rowspan) atau kolom (colspan)
Sekarang kita coba ya source code ini…!!!!!!!
<!DOCTYPE html
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>Grafik Berbasis tabel</title>
</head>
<body>
<blink><font color="Blue" face="arial" size="5">Membuat grafik berbasis tabel 1</font></blink>
<table width="561" height="241">
<tr>
<td colspan="7" style="border-top:#000000 solid;border-bottom:#000000 solid;"><b>Perusahaan</td>
<td colspan="7" style="border-top:#000000 solid;border-bottom:#000000 solid;"><b>Pendapatan</td>
</tr>
<tr >
<!--&nbsp;-->
<td width="172" >Angin Reebot Ltd </td>
<td width="27"></td>
<td width="31"></td>
<td width="25"></td>
<td width="33"></td>
<td width="16"></td>
<td width="13"></td>
<td colspan="6" bgcolor="#FF0000"></td>
<td width="17">+150%</td>
</tr>
<tr>
<td>Command Prompt, Inc </td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td colspan="4" bgcolor="purple"></td>
<td width="16">+55%</td>
<td width="16"></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>Hibernate Ltd </td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td>-23%</td>
<td colspan="2" bgcolor="#006600"></td>
<td width="34"></td>
<td width="16"></td>
<td width="16"></td>
<td width="16"></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>Shutdown Ltd </td>
<td></td>
<td>-75%</td>
<td colspan="4" bgcolor="#FFFF00"></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="14" style="border-top:#000000 solid"></td>
</tr>
</table>
<a href="Link2.html">Klik di sini</a> Untuk mengakses desain tabel perbandingan item berikutnya
<hr color="black"></hr>
<marquee><font color="Green" face="time new roman" size="2">Oleh:Amanda Rehana Ayudha Tirtani</marquee></font>

</body>
</html>

Simpan dengan judul “Link1.html”
Maka tampilannya akan seperti ini :

Nah…kalo sudah buat yang di atas tadi, sekarang kita buat lagi y…!!!
hmmh…ini lebih ke pembuatan tabelnya,,,, dan hasil HTML yang tadi bisa di link kan ke HTML yang akan kita buat sekarang..
Nah..kita coba source code ini y…!!! ^_^
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<title>Grafik Berbasis tabel 2</title>
</head>

<body>
<marquee><font color="Blue" face="Bradley Hand ITC" size="5">Membuat grafik berbasis tabel 2</font></marquee>
<table width="470" height="401" border="0">
<tr>
<td colspan="8" style="border-bottom:#000000 solid;"><p align="center"><font color="black" face="TIME NEW ROMAN" siz"4">PERBANDINGAN FITUR</font></td>
</tr>
<tr>
<td width="31"align="center">No</td>
<td width="0" rowspan="10" style="border-left:#000000 solid thin;">&nbsp;</td>
<td width="208" align="center">Fitur</td>
<td rowspan="10" style="border-left:#000000 solid thin;padding-left:-5px;" width="0">&nbsp;</td>
<td width="92" align="center">Enterprise</td>
<td width="0" rowspan="10" style="border-left:#000000 solid thin;">&nbsp;</td>
<td width="0"align="center">Pro</td>
<td width="0"align="center">Free</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="8" style="border-top:#000000 solid thin;"></td>
</tr>
<tr>
<td align="center">1</td>
<td>Garansi seumur hidup </td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">-</td>
<td align="center">-</td>
</tr>
<tr>
<td align="center">2</td>
<td>Multiuser</td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">-</td>
<td align="center">-</td>
</tr>
<tr>
<td align="center">3</td>
<td>Update otomatis </td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">-</td>
</tr>
<tr>
<td align="center">4</td>
<td>Cetak Laporan </td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">-</td>
</tr>
<tr>
<td align="center">5</td>
<td>Notifikasi error </td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="8" style="border-top:#000000 solid thin;"></td>
</tr>
<tr>
<td align="center">6</td>
<td>Ubah tema </td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
</tr>
<tr>
<td align="center">7</td>
<td>Try ikon</td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
<td align="center">X</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="8" style="border-top:#000000 solid thin;"></td>
</tr>
</table>
<BLINK><font color="#FF0000" face="Calibri" size="3">Oleh:Amanda Rehana Ayudha Tirtani</font></BLINK>
<BR><a href="Link1.html">Back</a> kembali ke halaman utama
</body>
</html>
Simpan dengan judul “Link2.html”
Maka hasilnya akan seperti ini :

Ok…kalo sudah, mari kita review....!!!
Di source code yang pertama, kita lihat ada code seperti ini :
<a href="Link2.html">Klik di sini</a> Untuk mengakses desain tabel perbandingan item berikutnya

Tulisan yang berwarna merah, dapat diartikan bahwa bila kita mengklik kata “Klik di sini”, kita akan terhubung dengan “Link2.html”
OK………………?????????????????
P.S : - warna, tulisan, dan settingan yang lain bisa di utak –atik sendiri y…!!!
- Bila ada kesulitan hubungi di my contact
SELAMAT MENCOBA….!!!!^_^

Minggu, 21 Februari 2010

MEMBUAT WEBSITE SEDERHANA

Ternyata membuat sebuah website itu tidak sulit lho…!!! seperti yang kita bayangkan, kalau sebuah website yang bagus itu terlalu rumit untuk kita buat sebagai orang awam… tapi ternyata tidak lho…
Orang awam / pemula seperti kita bias lho membuat sebuah website…
Kita belajar mulai dari awal ya…!!! ^_^
• Struktur Dokumen HTML
Setiap dokumen HTML harus diawali dengan tag dan diakhiri dengan komplemennya, yakni tag . Sebagai tambahan, dokumen HTML juga menyertakan tiga pasang tag.
 Tag dan : digunakan untuk menyatakan informasi mengenai dokumen HTML
 Tag dan : digunakan untuk menambahkan title di title bar browser
 Tag dan : digunakan untuk melingkupi semua teks yang terdapat di halaman HTML
Seperti source code seperti ini :
<html>
<head>
<!-- Ini baris komentar, tidak diproses-->
<title>Ini judul dokumen</title>
</head>
<body>
Ini adalah teks di body
</body>
</html>

Maka akan tampil seperti ini :


Untuk menghasilkan dokumen yang well-formed, kita harus merujuk pada aturan XML yang dituangkan ke dalam dokumen XHTML. Dalam implementasinya, disini kita menambahkan tag di bagian paling atas dan mengidentifikasikan file sebagai XHTML compliant.
Seperti berikut ini :
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">

• Format teks biasanya menggunakan Heading yang di definisikan dengan tag dan dimana n menyatakan tipe 1 – 6.
• Paragraf di definisikan dengan

dan


• Fontase dimanfaatkan untuk mengatur font, seperti huruf tebal di definisikan dengan tag dan , huruf miring di definisikan dengan dan , garis bawah di definisikan dengan dan , dan masih banyak lagi.
Sekarang kita akan membuat sebuah web sederhana yang hanya bisa dijalankan secara lokal.
Cobalah source code berikut :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">

<head> <title>Amanda Rehana Ayudha Tirtani</title></head>
<body background ="w90.jpg">
<img src="TWEETY_1.gif" align="right" border="0" alt="0"/>
<h2 align="center"><b>POEM </b></h2>
<h4 align ="center"><b>Amanda Rehana Ayudha Tirtani</b></h4>
<h5 align ="center"><b>107533407694</b></h5>
<hr style = "color:#0000FF" />
<h4 align="justify">
Walking out of the world that we shared...</h4>
<h4 align="justify">
Wasn't easy for either of us...</h4>
<h4 align="justify">
But i hope you move on and get on with your life...</h4>
<h4 align="justify">
My wishes will always be with you...</h4>
<hr style = "color:#FF0000" /> <br />
<hr style = "color:#0000FF" align="right" width="200" />
<img src="KITTYDV.gif" align="left" border="0" alt="0"/>
</body>
</html>
Maka tampilannya akan seperti berikut :

Follow Me