>>>>>Welcome to AreBeat's Blog<<<<<<

..........Semoga blog ini dapat bermanfaat sebagaimana mestinya........

Minggu, 21 Februari 2010

MEMBUAT WEBSITE SEDERHANA

Ternyata membuat sebuah website itu tidak sulit lho…!!! seperti yang kita bayangkan, kalau sebuah website yang bagus itu terlalu rumit untuk kita buat sebagai orang awam… tapi ternyata tidak lho…
Orang awam / pemula seperti kita bias lho membuat sebuah website…
Kita belajar mulai dari awal ya…!!! ^_^
• Struktur Dokumen HTML
Setiap dokumen HTML harus diawali dengan tag dan diakhiri dengan komplemennya, yakni tag . Sebagai tambahan, dokumen HTML juga menyertakan tiga pasang tag.
 Tag dan : digunakan untuk menyatakan informasi mengenai dokumen HTML
 Tag dan : digunakan untuk menambahkan title di title bar browser
 Tag dan : digunakan untuk melingkupi semua teks yang terdapat di halaman HTML
Seperti source code seperti ini :
<html>
<head>
<!-- Ini baris komentar, tidak diproses-->
<title>Ini judul dokumen</title>
</head>
<body>
Ini adalah teks di body
</body>
</html>

Maka akan tampil seperti ini :


Untuk menghasilkan dokumen yang well-formed, kita harus merujuk pada aturan XML yang dituangkan ke dalam dokumen XHTML. Dalam implementasinya, disini kita menambahkan tag di bagian paling atas dan mengidentifikasikan file sebagai XHTML compliant.
Seperti berikut ini :
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">

• Format teks biasanya menggunakan Heading yang di definisikan dengan tag dan dimana n menyatakan tipe 1 – 6.
• Paragraf di definisikan dengan

dan


• Fontase dimanfaatkan untuk mengatur font, seperti huruf tebal di definisikan dengan tag dan , huruf miring di definisikan dengan dan , garis bawah di definisikan dengan dan , dan masih banyak lagi.
Sekarang kita akan membuat sebuah web sederhana yang hanya bisa dijalankan secara lokal.
Cobalah source code berikut :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">

<head> <title>Amanda Rehana Ayudha Tirtani</title></head>
<body background ="w90.jpg">
<img src="TWEETY_1.gif" align="right" border="0" alt="0"/>
<h2 align="center"><b>POEM </b></h2>
<h4 align ="center"><b>Amanda Rehana Ayudha Tirtani</b></h4>
<h5 align ="center"><b>107533407694</b></h5>
<hr style = "color:#0000FF" />
<h4 align="justify">
Walking out of the world that we shared...</h4>
<h4 align="justify">
Wasn't easy for either of us...</h4>
<h4 align="justify">
But i hope you move on and get on with your life...</h4>
<h4 align="justify">
My wishes will always be with you...</h4>
<hr style = "color:#FF0000" /> <br />
<hr style = "color:#0000FF" align="right" width="200" />
<img src="KITTYDV.gif" align="left" border="0" alt="0"/>
</body>
</html>
Maka tampilannya akan seperti berikut :

MEMANFAATKAN FASILITIAS WORD PROCESS (MICROSOFT WORD) DALAM SEBUAH PENULISAN LAPORAN ATAU KARYA ILMIAH

Dalam menulis sebuah laporan atau karya ilmiah, terkadang kita kesulitan dalam penulisan daftar isi, catatan kaki, daftar pustaka, dll. Banyak orang yang biasanya menulisnya secara manual saja. Padahal dalam Microsoft Word sudah tersedia, tapi kita belum begitu tau cara penggunaannya. Nah…untuk kali ini saya akan membahas cara penggunaan fasilitas Microsof word untuk membantu penulisan sebuah laporan atau karya ilmiah, sehingga kita tidak perlu lagi kebingungan dalam menuliskannya….!!!
Perlu diingat saya menggunakan Microsoft Word 2007…..^_^
1. Footnote
Footnote ialah sebuah catatan kaki, yang biasanya digunakan dalam sebuah karya ilmiah. Penggunaan Footnote sebenarnya sudah disediakan oleh Microsoft Word. Carannya seperti ini :

a. Taruh kursor pada kata-kata yang akan dibuat sebagai catatan kaki
b. Kemudian pilih menu ‘References’ di Menu Bar
c. Lalu pilih ‘Insert Footnote’ yang bersimbolkan ‘AB1’
d. Maka akan muncul angka ‘1’ pada tulisan tersebut, dan di bawah halaman juga mncul angka ‘1’ untuk keterangan dari tulisan yang berada di atasnya.
Contoh : VISUALISASI ORGAN TUBUH MANUSIA BERBASIS JAVA 3D SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI
Romita Apriyani1, Amanda Rehana A.T2, Novi Khassifa3
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang
Jl. Surabaya No. 6 Malang 65145


2. Endnote
Endnote sama seperti footnote, tapi perbedaannya adalah jika footnote keterangannya dituliskan pada akhir halaman itu juga, sedangkan endnote keterangannya dituliskan pada akhir pembahasan. Caranya sama seperti footnote, tapi bila endnote setelah memilih ‘References’ lalu memilih ‘Insert Endnote’
3. Daftar Isi
Biasanya kita dalam menuliskan daftar isi bersifat manual, jadi kita sangat direpotkan dengan menuliskannya ketika harus mencocokannya dengan halaman yang bersangkutan. Caranya seperti berikut :
a. blok bab yang akan dimasukkan dalam Daftar Isi
b. Kemudian pilih menu ‘References’ di Menu Bar
c. Lalu pilih ‘Add Text’ yang pada ‘Table of Contents’
d. Maka akan muncul seperti berikut ini :

Contents
CHAPTER II 2
THE REVIEW OF RELATED LITERATURE 2
2.1 Reading Comprehension 2
2.1.1 The Nature of Reading Comprehension 2
2.1.2 Levels of Reading Comprehension 3
P.S : - Penomoran halaman akan terganti secara otomatis bila halaman diganti.
- Datftar isi ini digunakan dalam 1 file, bila terdapat beberapa file maka akan digunakan hyperlink.

4. Cover
Membuat cover secara otomatis, bisa digunakan dengan cara :
a. Pilih Insert
b. Kemudian pilih ‘cover page’, pilih templet cover yang diinginkan untuk sebuah cover.
P.S : cover bisa dimodifikasi sendiri sesuai pilihan
5. Page Number
Penomoran halaman bias menggunakan page number, dengan cara :
a. Pilih Insert
b. Kemudian pilih menu yang diinginkan
 Top of page : penomoran diletakkan diatas
 Buttom of page : penomoran diletakkan di bawah
6. Rujukan
Penulisan rujukan bisa juga ditulis secara otomatis, dengan cara :
a. Pilih menu ‘References’
b. Lalu ‘Insert Citation’
c. Kemudian pilih ‘Add New Source’
d. Lalu tuliskan nama pengarang, judul buku, tahun, dll.
e. Maka akan muncul seperti berikut ini :
(Silberstein, 1987)
7. Bibilography
Penulisan bibilografi carannya hampir sama dengan penulisan rujukan. Setelah menulis semuanya di ‘Add New Source’ seperti yang dilakukan di rujukan. Kemudian pilih ‘Bibliography’, maka akan tampil seperti berikut ini :
Bibliography
Indrajani, M. (2007). Pemrograman Berbasis Objek dengan Bahasa Java. Jakarta: Elex media Komputindo.
irawan. (2008). Java untuk Profesional. Palembang: Maxikom.

8. Menyisipkan keterangan gambar
Menyisipkan keterangan gambar, caranya :
a. Pilih ‘Insert Caption’
b. Pilih sesuai keterangan yang akan digunakan.
c. Lalu klik ‘ok’, setelah itu tulis keterangan gambar yang dijelaskan. Maka akan tampil seperti ini :
Gambar 1Komponen Penyusunan Sistem

Hidup Dengan Pola Makan Sehat Untuk Kesehatan Tubuh Fisik Dan Mental

Sehat itu rasanya nikmat sekali dan sakit itu rasanya sangat menyengsarakan baik lahir maupun batin. Apa pun yang masuk ke dalam tubuh kita dapat memberikan manfaat dan juga dampak negatif pada kesehatan.
Di negara kita Indonesia banyak orang yang memiliki pola makan salah sehingga memicu berbagai penyakit dan gangguan pada jantung dan pembuluh darah yang disebut sebagai PJP (Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah). Bosan kita mendengar si A kena stroke, si B kena serangan jantung, si C kena diabetes / kencing manis, si D terkena darah tinggi, si E kena asam urat, dan lain-lain.
Bila anda tidak mau terkena penyakit macam-macam akibat kerakusan dan kebodohan anda sendiri dalam menentukan makanan dan minuman yang masuk kedalam tubuh anda, maka ubahlah pola makan anda menjadi pola makan yang baik dan benar.

Aturan / Peraturan Dasar Pola Makan Sehat :
1. Makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang
2. Minum sebelum haus dan berhenti minum sebelum kembung
3. Makan makanan yang halal dan sehat
4. Makan dan minum sesuai kebutuhan gizi tubuh
5. Makan makanan berserat (sayur, buah, dsb)
6. Variasikan makanan dan minuman kita
7. Hindari makanan sampah / junk food
8. Mengukus, merebus dan menumis dengan sedikit minyak adalah baik.
9. Membakar, Memanggang, Menggoreng adlaah kurang baik
Beberapa Kandungan Makanan Yang Perlu Diwaspadai :
1. Gula
2. Garam
3. Lemak
4. Kolesterol
5. Zat Pengawet
6. Zat Aditif / Tambahan (pewarna, perasa, penguat rasa,pemanis, dll)
7. Soda
8. Kafein
9. Radikal Bebas
10. Alkohol
11. Minyak
12. Pestisida
Selain menerapkan pola makan sehat, perlu dipadukan dengan penerapan pola hidup sehat seperti istirahat yang cukup, olah raga yang teratur dan cukup, hindari kebiasaan buruk seperti merokok, penuhi kebutuhan rohani seperti rekreasi dan bersosial, dan lain sebagainya.

sINUSITIS….????

Sinus atau sering pula disebut dengan sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat dari tulang tenggkorak di sekitar wajah, yang berfungsi untuk memperingan tulang tenggkorak. Rongga ini berjumlah empat pasang kiri dan kanan. Sinus frontalis terletak di bagian dahi, sedangkan sinus maksilaris terletak di belakang pipi. Sementara itu, sinus sphenoid dan sinus ethmoid terletak agak lebih dalam di belakang rongga mata dan di belakang sinus maksilaris. Dinding sinus terutama dibentuk oleh sel sel penghasil cairan mukus. Udara masuk ke dalam sinus melalui sebuah lubang kecil yang menghubungkan antara rongga sinus dengan rongga hidung yang disebut dengan ostia. Jika oleh karena suatu sebab lubang ini buntu maka udara tidak akan bisa keluar masuk dan cairan mukus yang diproduksi di dalam sinus tidak akan bisa dikeluarkan.

Apakah sinusitis itu?
Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus. Sinusitis banyak ditemukan pada penderita hay fever yang mana pada penderita ini terjadi pilek menahun akibat dari alergi terhadap debu dan sari bunga. Sinusitis juga dapat disebabkan oleh bahan bahan iritan seperti bahan kimia yang terdapat pada semprotan hidung serta bahan bahan kimia lainnya yang masuk melalui hidung. Jangan dilupakan kalau sinusitis juga bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.

Apa yang menyebabkan sinusitis?
Sinusitis dapat terjadi bila terdapat gangguan pengaliran udara dari dan ke rongga sinus serta adanya gangguan pengeluaran cairan mukus. Adanya demam, flu, alergi dan bahan bahan iritan dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada ostia sehingga lubang drainase ini menjadi buntu dan mengganggu aliran udara sinus serta pengeluaran cairan mukus. Penyebab lain dari buntunya ostia adalah tumor dan trauma. Drainase cairan mukus keluar dari rongga sinus juga bisa terhambat oleh pengentalan cairan mukus itu sendiri. Pengentalan ini terjadi akibat pemberiaan obat antihistamin, penyakit fibro kistik dan lain lain. Sel penghasil mukus memiliki rambut halus (silia) yang selalu bergerak untuk mendorong cairan mukus keluar dari rongga sinus. Asap rokok merupakan biang kerok dari rusaknya rambut halus ini sehingga pengeluaran cairan mukus menjadi terganggu. Cairan mukus yang terakumulasi di rongga sinus dalam jangka waktu yang lama merupakan tempat yang nyaman bagi hidupnya bakteri, virus dan jamur.

Apa saja tipe sinusitis?
Sinusitis dapat dibagi menjadi dua tipe besar yaitu berdasarkan lamanya penyakit (akut, subakut, khronis) dan berdasarkan jenis peradangan yang terjadi (infeksi dan non infeksi). Disebut sinusitis akut bila lamanya penyakit kurang dari 30 hari. Sinusitis subakut bila lamanya penyakit antara 1 bulan sampai 3 bulan, sedangkan sinusitis khronis bila penyakit diderita lebih dari 3 bulan. Sinusitis infeksi biasanya disebabkan oleh virus walau pada beberapa kasus ada pula yang disebabkan oleh bakteri. Sedangkan sinusitis non infeksi sebagian besar disebabkan oleh karena alergi dan iritasi bahan bahan kimia. Sinusitis subakut dan khronis sering merupakan lanjutan dari sinusitis akut yang tidak mendapatkan pengobatan adekuat.

Apa saja gejala sinusitis?
Gejala sinusitis yang paling umum adalah sakit kepala, nyeri pada daerah wajah, serta demam. Hampir 25% dari pasien sinusitis akan mengalami demam yang berhubungan dengan sinusitis yang diderita. Gejala lainnya berupa wajah pucat, perubahan warna pada ingus, hidung tersumbat, nyeri menelan, dan batuk. Beberapa pasien akan merasakan sakit kepala bertambah hebat bila kepala ditundukan ke depan. Pada sinusitis karena alergi maka penderita juga akan mengalami gejala lain yang berhubungan dengan alerginya seperti gatal pada mata, dan bersin bersin.

Bagaimana mendiagnosa sinusitis?
Sinusitis sebagian besar sudah dapat didiagnosa hanya berdasarkan pada riwayat keluhan pasien serta pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter. Hal ini juga disebabkan karena pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI yang walaupun memberikan hasil lebih akurat namun biaya yang dikeluarkan cukup mahal. Pada pemeriksaan fisik akan ditemukan adanya kemerahan dan pembengkakan pada rongga hidung, ingus yang mirip nanah, serta pembengkakan disekitar mata dan dahi. Pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI baru diperlukan bila sinusitis gagal disembuhkan dengan pengobatan awal. Rhinoskopi, sebuah cara untuk melihat langsung ke rongga hidung, diperlukan guna melihat lokasi sumbatan ostia. Terkadang diperlukan penyedotan cairan sinus dengan menggunakan jarum suntik untuk dilakukan pemeriksaan kuman. Pemeriksaan ini berguna untuk menentukan jenis infeksi yang terjadi.
Bagaimana mengobati sinusitis?
Untuk sinusitis yang disebabkan oleh karena virus maka tidak diperlukan pemberian antibiotika. Obat yang biasa diberikan untuk sinusitis virus adalah penghilang rasa nyeri seperti parasetamol dan dekongestan. Curiga telah terjadi sinusitis infeksi oleh bakteri bila terdapat gejala nyeri pada wajah, ingus yang bernanah, dan gejala yang timbul lebih dari seminggu. Sinusitis infeksi bakteri umumnya diobati dengan menggunakan antibiotika. Pemilihan antibiotika berdasarkan jenis bakteri yang paling sering menyerang sinus karena untuk mendapatkan antibiotika yang benar benar pas harus menunggu hasil dari biakan kuman yang memakan waktu lama. Lima jenis bakteri yang paling sering menginfeksi sinus adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, Staphylococcus aureus, dan Streptococcus pyogenes. Antibiotika yang dipilih harus dapat membunuh kelima jenis kuman ini. Beberapa pilihan antiobiotika antara lain amoxicillin, cefaclor, azithromycin, dan cotrimoxazole. Jika tidak terdapat perbaikan dalam lima hari maka perlu dipertimbangkan untuk memberikan amoxicillin plus asam klavulanat. Pemberian antibiotika dianjurkan minimal 10 sampai 14 hari. Pemberian dekongestan dan mukolitik dapat membantu untuk melancarkan drainase cairan mukus. Pada kasus kasus yang khronis, dapat dipertimbangkan melakukan drainase cairan mukus dengan cara pembedahan.

Apa komplikasi dari sinusitis?
Komplikasi yang serius jarang terjadi, namun kemungkinan yang paling gawat adalah penyebaran infeksi ke otak yang dapat membahayakan kehidupan.

Rabu, 02 Desember 2009

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN LINUX


KELEBIHAN DAN KELEMAHAN LINUX

 Kelemahan sistem operasi linux :
1.Karena Linux merupakan peranti lunak bebas,tidak seorangpun dapat menjamin Linux dapat berjalan pada suatu perangkat computer.
2.Masih banyak peranti keras yang tidak didukung sistemoperasi Linux.Jadi,kita harus mengunduh driver melalui internet atau menguttak-atik kernel dan mengompilasinya.
3.Kurangnya aplikasi pendukung multimedia,khususnya game.

 Kelebihan sistem operasi linux :
1.Full Multitasking,memungkinkan user dapat menjalankan banyak aplikasi pada saat bersamaan.
2.Full Multiuser,memungkinkan banyak user dapat melakukan login di sebuah computer secara bersama-sama.
3.Mendukung implementasi lengkap TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memungkinkan suatu computer terhubung dengan jaringan dan internet.
4.Dapat menyimpan data dalam berbagai jenis sistem file.
5.Memiliki banyak aplikasi pendukung yang diciptakan oleh GNU.
6.Perkembangannya cepat dan berkesinambungan.
7.Lebih murah.Dapat diperoleh secara gratis dan bebas.
8.Lebih stabil (tidak cepat crash).
9.Tingkat keamanan data lebih terjamin
10.Mendukung memori virtual.Memungkinkan program menggunakan library secara bersama-sama,sehingga file executable dapat lebih sedikit menggunakan ruang disk.
11.Mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan computer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke sistem.

Penulis : Amanda Rehana Ayudha Tirtani

Email : sushi_hana2@yahoo.com

Follow Me